1. Memahami Konsep Route
Jika diterjemahkan secara harfiah, Route berarti rute atau jalur. Dalam konteks Laravel, Route bertugas sebagai "resepsionis" yang mengatur ke mana sebuah URL akan diarahkan.
Misalnya, ketika pengguna mengetikkan URL www.websiteanda.com/siswa di browser, Route akan menangkap permintaan tersebut
dan menentukan tindakan selanjutnya—seperti memanggil Controller, mengambil data dari database, atau langsung menampilkan halaman
antarmuka (View).
routes/web.php.
2. Memahami Konsep View
View adalah bagian yang bertugas mengatur tampilan antarmuka (User Interface) aplikasi. Semua hal yang bisa dilihat oleh pengguna, seperti teks, tombol, tabel, dan form HTML, akan diletakkan di dalam View.
Di Laravel, View disimpan di dalam folder resources/views/. File view di Laravel menggunakan format penamaan khusus
yaitu .blade.php. Blade adalah templating engine bawaan Laravel yang memudahkan kita menulis
kode PHP di dalam dokumen HTML agar lebih rapi dan ringkas.
3. Praktik Membuat Route Baru
Mari kita praktikkan! Buka file routes/web.php di kode editor Anda (seperti VS Code). Secara bawaan (default),
Anda akan melihat sebuah route seperti ini:
Route::get('/', function () {
return view('welcome');
});
Kode di atas berarti: "Jika pengguna mengakses URL utama (/), maka tampilkan View yang bernama
welcome (yang merujuk pada file welcome.blade.php)."
Sekarang, mari kita buat Route baru. Tambahkan kode berikut di bawah kode route default tadi:
Route::get('/halo', function () {
return "Halo, selamat datang di tutorial Laravel!";
});
Jalankan server Laravel Anda dengan perintah php artisan serve di terminal, lalu buka browser dan akses URL:
http://127.0.0.1:8000/halo. Anda akan melihat teks sapaan tersebut di layar.
4. Menghubungkan Route dengan View
Mengembalikan teks langsung dari Route sangat jarang dilakukan dalam proyek nyata. Biasanya, kita akan mengarahkan Route
ke sebuah View. Mari kita buat URL /profil yang akan menampilkan halaman profil HTML.
Langkah 1: Buat Route baru di routes/web.php
Route::get('/profil', function () {
return view('profil');
});
Catatan: Anda cukup menuliskan nama filenya saja tanpa perlu menambahkan ekstensi .blade.php.
Langkah 2: Buat file View baru
Pergi ke folder resources/views/ dan buat sebuah file baru bernama profil.blade.php. Kemudian isi file
tersebut dengan kode HTML sederhana berikut:
<!DOCTYPE html>
<html>
<head>
<title>Halaman Profil</title>
</head>
<body>
<h1>Profil Pengguna</h1>
<p>Halo, ini adalah halaman profil pertama saya yang dibuat dengan View Laravel!</p>
</body>
</html>
Simpan file tersebut. Sekarang, buka browser dan akses http://127.0.0.1:8000/profil. Selamat! Anda telah berhasil
menghubungkan Route dengan file View HTML.
5. Kesimpulan
Anda telah mempelajari alur kerja dasar pada aplikasi Laravel. Singkatnya:
- Route bertugas menangkap URL yang diakses oleh pengguna.
- View bertugas menyiapkan dan menampilkan kode HTML kepada pengguna.
- Fungsi
view('nama_file')digunakan di dalam Route untuk memanggil file.blade.php.
Teruslah berlatih dengan membuat beberapa Route dan View baru untuk membiasakan diri. Selamat ngoding!
0 Komentar
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama menulis komentar.
Tulis Komentar